PSIKOANALISA
Hai Good People ...
Welcome to my new blog hehe :)
Oh iya, diblog kali ini aku mau berbagi ilmu tentang teori yang ada di Psikologi nih.
Penasaran? Let's read it :))
PSIKOANALISA
Teori
psikoanalisa adalah teori yang berusaha menjelaskan hakikat dan perkembangan
kepribadian. Unsur – unsur yang diutamakan dalam teori ini adalah motivasi,
emosi dan aspek – aspek internal lainnya. Teori ini mengasumsikan bahwa
kepribadian berkembang ketika terjadi konflik – konflik dari aspek – aspek
psikologi tersebut, yang pada umumnya terjadi pada anak – anak atau usia dini.
Sigmund
Freud (1856 – 1939); Freud adalah seorang Jerman keturunan Yahudi, dilahirkan
pada 6 Mei 1856 di Freiberg dan pada masa bangkitnya Hitler ia harus melarikan
diri ke Inggris dan meninggal di London pada 23 September 1939. Tokoh pendiri
psikoanalisa atau disebut juga aliran Psikologi Dalam (depth psychology) ini
secara skematis menggambarkan jiwa sebagai gunung es. Dimana bagian yang muncul
ke permukaan air (alam sadar /
kesadaran) jauh lebih kecil daripada bagian yang tenggelam (alam tidak sadar /
ketidaksadaran). Ketidaksadaran ini berisi dorongan – dorongan yang ingin
muncul ke permukaan atau ke kesadaran. Tinggal “ Ego” (diri sendiri) yang
mengatur dorongan – dorongan mana yang harus tetap tinggal di ketidaksadaran.
Sebagian besar dorongan ketidaksadaran itu memang harus tetap tinggak di
ketidaksadaran, mereka ini tidak tinggal diam, melainkan mendesak terus dan
jika “Ego” tidak cukup kuat menahan desakan ini akan terjadilah kelainan –
kelainan kejiwaan seperti psikoneurose atau psikose.
Psikologi
Freud disebut juga sebagai Psikolgi Dalam (depth psychology) karena menurut
Freud,segala tingkah laku manusia bersumber pada dorongan – dorongan yang ada
pada ketidaksadaran. Selain itu, teori Freud juga disebut sebagai teori
psikodinamik (dynamic psychology),karena menekankan kepada dinamika atau gerak
mendorong dari dorongan – dorongan dalam ketidaksadaran ini ke kesadaran.
Teori
psikoanalisa dari Freud dapat berfungsi sebagai 3 macam teori, yaitu :
1.
Teori Kepribadian
Psikoanalisa
mengatakan bahwa jiwa terdiri dari 3 sistem, yaitu : Id (es), Eg(ich), dan
Superego (uberich).
a. Id, terletak
dalam ketidaksadaran yang merupakan tempat dari dorongan – dorongan primitif,
yaitu dorongan untuk hidup dan mempertahankan kehidupan (life instinct) dan
dorongan untuk mati (death instinct). Bentuk dari dorongan hidup itu sendiri
adalah dorongan seksual atau dorongan agresi, yaitu dorongan menyebabkan
manusia ingin menyerang satu sama lain, berkelahi, marah atau berperang.
Prinsip yang dianut oleh Id adalah prinsip kesenangan (pleasure principle),
yaitu bahwa tujuan dari Id adalah semua dorongan primitif.
b. Superego
merupakan kebalikan dari Id, dimana Superego ini sepenuhnya sudah dibentuk oleh
kesadaran. Contoh : Seorang anak pada masa kecil diberikan pendidikan oleh
orangtuanya dengan tujuan anak tersebut dapat mengetahui hal – hal apa saja
yang sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku pada masyarakat sekitarnya.
Ketika dewasa, segala sesuatu yang sudah ia dapatkan melalui pendidikan itu
menjadi pengisi dari sistem Superego. Jadi, pada sistem Superego terdapat hal –
hal positif yang sesuai dengan norma – norma pada masyarakat yang pada dorongan
itu sendiri akan menekan dorongan yang timbul pada Id yang cenderung bersifat
primitif dan tidak bisa diterima oleh Superego. Tidak jarang, pada kondisi
tekan menekan ini terjadi persaingan yang mengakibatkan salah satu dari sistem
akan mendominasi Ego. Disinilah tampak teori psikodinamika dari Freud.
c. Ego merupakan
tempat dimana dorongan kedua sistem ini beradu kekuatan. Ego berfungsi untuk
menjaga keseimbangan antara Id dan Superego, sehingga tidak akan ada yang lebih
mendominasi Ego itu sendiri. Ego tidak mempunyai energi atau dorongan, ia hanya
menjalankan Prinsip Kenyataan (reality principle), yaitu menyesuaikan dengan
kedua sistem dengan kenyataan di dunia luar. Otomatis jika Ego itu lemah, maka
Ego tidak akan bisa menjaga keseimbangan antara Id dan Superego.
Selanjutnya,
Freud mengatakan Ego memiliki cara tertentu untuk menyalurkan dorongan –
dorongan primitif, cara itu disebut Mekanisme Pertahanan (defense mecanism).
Fungsi dari mekanisme pertahanan adalah untuk menjaga Ego dari desakan – desakan
ancaman primitif yang tidak diizinkan muncul oleh Superego. Menurut Freud,
mekanisme pertahanan terdiri dari 9, yaitu:
· Represi
Represi adalah suatu
hal yang pernah terjadi dan Ego merasa hal tersebut menimbulkan ancaman dan hal
tersebut ditekan kedalam ke ketidaksadaran. Berbeda dengan lupa, jika lupa
hanya disimpan dalam bawah sadar dan otomatis suatu saat bisa muncul kembali,
sedangkan represi (repression) hal yang direpres tidak dpaat dikeluarkan ke
kesadaran dan disimpan dalam ketidaksadaran. Contoh: ketika pertandingan bola
basket, seorang atlet putri memakai kostum yang terlalu besar dan terbuka
sehingga tidak nyaman terhadap situasi tersebut pada awal pertandingan. Akan
tetapi, setelah pertandingan berlangsung atlet tidak lagi memikirkan hal tersebut.
Maka dengan mekanisme represi ini perasaan tersebut akan hilang dari pikiran
atlet tersebut.
· Supresi
(Supression)
Ada persamaan
antara represi dengan supresi, yaitu sama – sama menentang suatu hal yang dapat
membahayakan Ego dan ditekan kedalam ketidaksadaran. Hanya saja hal yang
ditekan dalam supresi adalah hal – hal yang datang dari ketidaksadaran sendiri
dan belum pernah muncul dalam kesadaran. Contoh: saat menuju tempat
pertandingan atau sebelum pertandinagn dimulai ada beberapa atlet sering dilihat
sedang mendengarkan musik atau
berbincang – bincang dengan rekan setimnya tentang bahasan diluar pertandingan
itu. Hal itu dimaksudkan untuk mengalihkan perhatiannya untuk sementara waktu
guna mengatasi ketegangan yang dihadapi.
· Proyeksi
(Projection)
Proyeksi adalah
ketika Superego seseorang melarang ia mempunyai suatu perasaan atau sikap yang
tidak baik terhadap hal lainnya, maka ia berbuat seolah – olah hal lain itulah
yang punya sikap atau perasaan itu terhadap dirinya. Contoh: Seorang murid
tidak naik kelas karena gurunya yang sentiment atau galak, presentasi olahraga
kurang baik dengan alasan sakit flu.
· Sublimasi
(Sublimation)
Sublimasi adalah
ketika muncul dorongan – dorongan yang pada hakikatnya tidak dibenarkan oleh
Superego, akan tetapi mencari perantara melalui bentuk lain yang sesuai dengan
masyarakat. Contoh: seseorang yang mempunyai dorongan kuat untuk berkelahi
disalurkan dalam olahraga misalnya; bertinju, gulat, pencak silat, karate dan
lain sebagainya.
· Reaksi
Formasi (Reaction Formation)
Reaksi formasi
adalah kebalikan dari perilaku yang dikehendaki seseorang demi tidak melanggar
ketentuan dari Superego. Contoh: seorang atlet yang iri hati terhadap prestasi
lawannya, maka ia akan memperlihatkan sikap
yang sebaliknya, yaitu sangat menghormatinya (memuji) secara berlebihan.
· Penempatan
yang Keliru atau Salah Pindah (Displacement)
Displacement
adalah ketika seseorang tidak dapat melampiaskan perasaan tertentu terhadap orang lain karena hambatan dari
Superego, maka ia akan melampiaskan perasaan tersebut kepada pihak ketiga yang
menurutnya risiko nya sedikit. Contoh: seorang karyawan yang dimarahi oleh
atasannya dan pegawai tersebut melampiaskan kemarahannya kepada istrinya.
· Rasioanalisasi
(Rationalisation)
Rasionalisasi
adalah dorongan – dorongan yang pada dasarnya tidak dibenarkan oleh Superego,
tetapi Ego berupaya agar dorongan tersebut dibenarkan dan dapat diterima
masyarakat. Contoh: membatalkan pertandingan
olahraga dengan alasan sakit dan akan ada ujian, tetapi sebenarnya ia takut
kalah.
· Regresi
(Regression)
Regresi adalah
upaya individu untuk mundur kembali ke taraf perkembangan aspirasi yang kurang. Contoh: anak yang sudah
besar masih mengompol atau marah – marah seperti anak kecil agar keinginannya
dipenuhi.
· Kompensasi
(Compensation)
Kompensasi
adalah suatu keinginan untuk menutupi kekurangan dengan membuktikan kelebihan
yang lainnya agar mendapat penghormatan atau penghargaan. Contoh: seorang siswa
SMA kurang mampu belajar dibidang akademik di sekolah dikompensasikan dalam
juara olahraga atau sering berkelahi agar ditakuti.
Sebagai
teori kepribadian dalam teori psikoanalisa, Freud menjelaskan
bahwa setiap
orang terdapat Seksualitas Kanak – kanak (infantile sexuality), yaitu yang
sudah terdapat sejak bayi. Dorongan ini akan berkembang terus menjadi dorongan
seksual pada orang dewasa, tingkat perkembangannya
· Fase
Oral = mulut, kegiatan menyusu pada ibu atau memasukkan benda kedalam mulut
merupakan upaya dalam rangka mencapai kepuasan seksual pada fase ini.
· Fase
Anal = anus, pada usia kurang lebih 2 tahun, anak – anak lebih menyukai atau
menikmati duduk di pispot dengan waktu yang cukup lama agar mendapat kepuasan.
· Fase
Phalic, fase ini terjadi pada anak usia 6-7 tahun, dimana kenikmatan seksualnya
terdapat pada alat kelamin, tetapi fase ini berbeda dengan aktivitas yang
dilakukan orang dewasa.
· Fase
Latent, mulai anak usi 7/8 tahun sampai menginjak usia remaja, mereka seolah – olah tidak ada
aktivitas seksual. Karena itu, fase ini disebut latent (tersembunyi).
· Fase
Genital, dimulai sejak remaja dimana segala kepuasaan seksual terutama berpusat
pada alat kelamin.
2.
Teknik Analisa Kepribadian
Dalam analisa,
umumnya digunakan 2 cara pendekatan untuk melangsungkan penyembuhan. Misalnya
kita beri contoh untuk psikoneurose.
· Melihat
dinamika dari dorongan – dorongan primitif (khususnya libido) terhadap Ego dan
bagaimana Superego menahan dorongan itu. Selanjutnya, dilihat mampukah Ego itu
menyeimbangkan dorongan yang saling menekan tersebut.
· Pendekatan
sejarah kasus (case history), utnuk melihat fase perkembangan dorongan seksual
apakah berjalan wajar atau adakah hambatan – hambatan yang muncul.
3.
Metode Terapi ( Penyembuhan)
Meskipun Freud
adalah murid dari Charcot, Freud tetao memiliki pandangan tersendiri dalam
fungsi terapi ini. Freud lebih menyukai teknik psikoanalisa, yaitu penderita
secara sadar diajak untuk mengeksplorasi ketidaksadarannya. Salah satunya
melalui analisa mimpi (traumdeuntung). Penderita disuruh untuk menceritakan
mimpi – mimpinya dan kemudian mimpi tersebut dianalisa. Freud yakin bahwa
dorongan primitif, hal – hal yang direpresi, yang tidak dapat muncul dalam
kesadaran dapat muncul dalam bentuk simbol – simbol mimpi. Karena itu, dengan
menganalisa mimpi, Freud mengharapkan bisa mengetahui dinamika kepribadian
penderita yang bersangkutan.
Daftar pustaka
Sarwono, S.W.
1992. Berkenalan dengan tokoh – tokoh dan
aliran – aliran dalam Psikologi. Jakarta : Bulan Bintang
Nah, gimana nih Good People? Sudah sedikit paham bukan tentang teori Psikoanalisa ini hehe?
Mohon maaf kalau tenyata yang saya tulis tidak sesuai dengan yang seharusnya ya :) saya cuma manusia biasa yang tak luput dari kesalahan hehehe....
Sekian dari saya, jangan lupa komen dan sarannya ya teman - teman. Terimakasih :)

Terima kasih banyak kak atas ilmu nya😄
BalasHapusSama sama ya hehe
HapusBermanfaat sekali
BalasHapusBagus sekali , ditunggu artikel selanjutnya 👍
BalasHapusMantull, lanjutkan
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusWahh nambah ilmu bgt nih👍
BalasHapusWahh wahh, nambah ilmu juga ini, pembahasan juga menarik 👍👍👍
BalasHapusBermanfaat sekali
BalasHapusSangat bermanfaat 👍
BalasHapusSangat bermanfaat sekali
BalasHapusTerimakasih atas ilmu yang berguna ini , sangat bermanfaat 🙏
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusAku jadi ngerti deh
BalasHapuscakepppp
BalasHapusterimakasih ya :)
HapusIlmu yang sangat berguna , very helpful 🥁
BalasHapusterimakasih ya hehe
HapusMantap juga👍
BalasHapusSangat menarik. Dan menambah wawasan pembaca. 👍
BalasHapusSangat bermanfaat👍
BalasHapusTerimakasih informasinya 😍
BalasHapusHuaaaaa.... Bermanfaatttt sangaatttt. Makasih yaaaa 👍😄
BalasHapusTerimakasih infonya,sangat bermanfaat 😁
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusSangat bermanfaat, Terimakasih.. :)
BalasHapusTerimakasih atas informasinya, sangat bermanfaat🙏
BalasHapusTerimakasih atas informasinya, sangat bermanfaat🙏
BalasHapusFreud's Iceberg theory 🔥
BalasHapusGood job, Start learning by doing 🙏
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTerimakasih informasinya, bermanfaat sekali
BalasHapusWaahh. Terimakasih infonya
BalasHapusBagus sekali kak 😍 di tunggu ilmu berikutnya 👏
BalasHapusMakasih sangat bermanfaat dan menambah wawasan ����
BalasHapusWow, bermanfaat sekali yaa
BalasHapussangat bermanfaat, terimkasih :)
BalasHapusBergunabgt donggg 😍 terimakasih informasinya ;)
BalasHapusGood job linglung acuu🖤
BalasHapusMantap sekaliiiii
BalasHapusGood job
BalasHapusSangat bermanfaat, terimakasih rini 💕
BalasHapusMantap betul👍lanjutkan
BalasHapusMantap👍
BalasHapusJadi lebih tau ni. Tengkyu ya:)
BalasHapusMantull kak
BalasHapusBermanfaat sekali informasi nya👍👍👍
BalasHapusInfo yang bermanfaat
BalasHapus